BALAPULANG, TEGAL RAYA (28/04/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Balapulang menghadiri undangan dari Dinas Lingkungan Hidup dalam kegiatan verifikasi lapangan usulan lokasi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) oleh kementerian yang dilaksanakan di Petak 138 wilayah RPH Songgom, BKPH Margasari, pada Selasa (28/04). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses peninjauan langsung terhadap lokasi yang diusulkan guna memastikan kesesuaian lahan dengan ketentuan teknis, administratif, serta aspek lingkungan yang berlaku.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah V Jawa Tengah, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Brebes, serta jajaran Perhutani KPH Balapulang yang diwakili oleh Kepala Seksi Perencanaan dan Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Songgom. Seluruh pihak bersama-sama melakukan pengecekan kondisi lapangan untuk menilai potensi lokasi yang diusulkan sebagai kawasan pengembangan fasilitas PSEL.
Administratur KPH Balapulang melalui Kepala Seksi Perencanaan, Absari Nur Patria, menyampaikan bahwa Perhutani mendukung proses verifikasi secara terbuka dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pemanfaatan kawasan hutan agar sesuai dengan fungsi dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Menurutnya, setiap usulan pemanfaatan kawasan harus melalui kajian komprehensif agar tetap menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.
“Kami dari Perhutani siap bersinergi dengan seluruh instansi terkait dalam proses verifikasi ini. Namun demikian, setiap rencana pemanfaatan kawasan hutan harus tetap memperhatikan aspek konservasi, tata kelola, dan keberlanjutan fungsi hutan untuk jangka panjang,” ujarnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal, Mulyanto, menuturkan bahwa verifikasi lapangan ini menjadi langkah penting dalam menentukan kelayakan lokasi yang diusulkan, sehingga ke depan program PSEL dapat berjalan sesuai dengan regulasi sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin koordinasi yang semakin baik antara Perhutani, pemerintah daerah, dan kementerian dalam mendukung program pembangunan berbasis lingkungan yang tetap selaras dengan prinsip pengelolaan hutan lestari di wilayah kerja Perhutani KPH Balapulang. (Bpl/Mmy)
Editor: Aris
Copyright © 2026