PURWODADI, Jajaran petugas Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi bersama masyarakat melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan aliran sungai di wilayah hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Karanggetas, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pojok, pada Minggu (26/04).
Kegiatan kerja bakti tersebut dilakukan oleh jajaran petugas BKPH Pojok bersama warga masyarakat Desa Karanggetas. Pembersihan difokuskan pada aliran sungai yang berhulu dari kawasan hutan petak 7 RPH Karanggetas dan mengalir menuju area persawahan milik warga Desa Karanggetas.
Dalam kegiatan tersebut, petugas Perhutani dan masyarakat secara bersama-sama membersihkan berbagai material yang menghambat aliran sungai seperti ranting pohon, semak belukar, endapan lumpur, serta sampah yang terbawa arus. Upaya ini dilakukan untuk memastikan aliran air tetap lancar sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya untuk kebutuhan irigasi lahan pertanian.
Selain menjaga kelancaran aliran air, kegiatan kerja bakti ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan hutan dan mencegah potensi terjadinya banjir atau penyumbatan aliran air pada musim hujan. Sinergi antara Perhutani dan masyarakat sekitar hutan dinilai sangat penting dalam menjaga fungsi kawasan hutan sebagai daerah tangkapan air.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Pojok, Bambang Riyantono, menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat hubungan antara Perhutani dan masyarakat desa sekitar hutan.
“Melalui kegiatan kerja bakti ini, kami berharap aliran sungai dari kawasan hutan tetap terjaga kebersihannya sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, khususnya untuk pengairan sawah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara Perhutani dan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan,” ujar Bambang.
Sementara itu, salah satu warga Desa Karanggetas, Wagimin, menyampaikan apresiasi kepada Perhutani yang telah mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan aliran sungai yang sangat penting bagi kehidupan warga.
“Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan kerja bakti ini. Sungai ini menjadi sumber air bagi sawah-sawah kami, sehingga jika alirannya lancar maka pertanian warga juga akan lebih baik. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan bersama,” ungkap Wagimin.
Melalui kegiatan kerja bakti tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian kawasan hutan semakin meningkat, sehingga fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan dan sumber air bagi masyarakat dapat terus terjaga dengan baik.
Editor: Aris